Selamat berbuka puasa, Ayah dan Ibu

 



Selamat berbuka puasa, Ayah dan Ibu

Di sini aku belajar menahan lapar,

tapi yang lebih berat adalah menahan rindu.

Setiap adzan maghrib berkumandang,

yang terlintas bukan hanya makanan,

tapi wajah kalian di meja sederhana rumah kita.

Suara sendok, doa bersama,

dan tawa kecil yang kini hanya bisa kuingat.

Aku ingin sekali pulang,

ingin berbuka di samping kalian,

ingin mencium tangan Ayah dan Ibu setelah tarawih.

Tapi untuk sekarang,

izinkan aku bertahan dulu.

Di pesantren ini aku sedang belajar,

bukan hanya ilmu,

tapi juga sabar.

Sabar untuk menunggu waktu perpulangan,

sabar untuk menjadi anak yang lebih baik

saat kembali nanti.

Doakan aku kuat di sini,

seperti aku yang selalu mendoakan kalian setiap malam.

InsyaAllah, saat liburan tiba,

rindu ini akan kita tuntaskan

dengan pelukan yang lebih erat

dan syukur yang lebih dalam.

Selamat berbuka puasa,

dari anakmu yang sedang belajar menjadi kuat dan taat

ORANG DALAM

​Selamat datang di laman digital saya. Blog ini merupakan ruang berbagi pemikiran, pengalaman, dan catatan harian seputar [Dunia Pendidikan Pesantren]. Saya berharap setiap tulisan di sini dapat memberikan manfaat, inspirasi, atau setidaknya sudut pandang baru bagi Anda. Terima kasih telah meluangkan waktu untuk berkunjung

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak