Liburan hampir selesai.
Liburan itu ujian, bukan alasan. Pertanyaannya sederhana, selama liburan ini,
- apa yang bertambah dalam diri kita?
- Apakah kompetensi naik, atau hanya waktu yang habis?
- Apakah lahir amal jariyah, atau sekadar konten pamer liburan?
- Apakah ada pemasukan tambahan, atau justru pengeluaran tak terkendali?
- Atau minimal, apakah membawa semangat baru untuk hidup lebih serius?
Jika liburan hanya diisi tidur panjang, rebahan, dan scrolling tanpa arah,
itu bukan istirahat, itu kemunduran yang disamarkan.
Orang berilmu menjadikan liburan sebagai investasi diri.
Orang sadar menjadikan waktu luang sebagai ladang pahala. Orang bertanggung jawab balik dari liburan dengan versi diri yang lebih kuat.
Liburan hampir selesai.
Sekarang lihat diri kita: _naik level, atau tetap di tempat?_
