Guru yang Menghidupkan, Bukan Menumpulkan

 Guru Yang Menghidupkan, Bukan Menumpulkan 

Tugas yg di jalankan tanpa tau jihad, tanpa pendampingan dan evaluasi maka kita hanya seperti mesin. Tetapi pesantren bukan pabrik, tanpa tanaman yg tumbuh, tugas adalah pupuk. Guru adalah petani yang sabar. 

Falsafah Jawa mengingatkan 

Ojo mung pinter, ning kudu bener lan pener 

(Jangan hanya cerdas, tapi harus benar dan tepat. Maka tugas dalam pesantren bukan hanya membuat santri pintar, tetapi menjadikanmya benar dalam niat, tepat dalam tindakan.) 

Semoga allah menjadikan kita termasuk para pendidik yang menghidupkan manusia, bukan yang menumpulkan hati. Karena sesungguhnya tugas tugas hanyalah alat yang membentuk manusia ialah keteladanan, cinta dan kehadiran kita sebagai guru yang sadar. 


ORANG DALAM

​Selamat datang di laman digital saya. Blog ini merupakan ruang berbagi pemikiran, pengalaman, dan catatan harian seputar [Dunia Pendidikan Pesantren]. Saya berharap setiap tulisan di sini dapat memberikan manfaat, inspirasi, atau setidaknya sudut pandang baru bagi Anda. Terima kasih telah meluangkan waktu untuk berkunjung

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak