Segelas Kopi, Sebuah Forum Diskusi

 Segelas Kopi, Sebuah Forum Diskusi

Setelah sholat Jumat, langkah kami mengarah ke dapur guru. Bukan semata-mata karena lapar, tapi karena ada sesuatu yang lebih dalam dari sekadar makan siang. Ini bukan rutinitas yang terjadwal, tidak ada undangan resmi, tidak ada notulen, bahkan tidak ada niat eksplisit. Tapi kami selalu hadir. Setiap Jumat. Seolah tubuh ini sudah memiliki ingatan spiritual bahwa setelah sujud, kita perlu duduk.

Ada yang langsung menyeduh kopi, mengambil tempat di sudut teras antara dapur dan perumahan guru. Tempat itu bukan sekadar sudut arsitektur, tapi semacam ruang batin, titik temu antara yang jasmani dan yang ruhani. Rokok dinyalakan. Asap perlahan naik ke udara. Lalu satu demi satu guru datang. Yang habis makan bergabung. Yang masih menyuap terakhir, menyusul. Tanpa aba-aba, forum pun dimulai.

Topiknya tidak dipilih. Ia hadir sendiri. Kadang dari keluhan ringan, kadang dari keresahan yang dalam. Masalah kedisiplinan santri, etika mengajar guru, kadang soal kebijakan pemerintah, kadang pula sesuatu yang tak berwujud seperti rasa kehilangan, kecemasan zaman, atau sekadar diam yang diberi ruang.

Yang menarik, tak ada struktur. Tak ada pemimpin diskusi. Tak ada giliran bicara. Setiap orang bisa menyampaikan sesuatu, dan yang lain mendengar. Atau tidak. Tapi suasana itu tetap hidup. Karena pada dasarnya, forum ini bukan tentang adu argumen atau debat logika. Ini tentang mendengar. Dan didengar.

Dalam gelas-gelas kopi itu, terkandung lebih dari kafein. Ada kepedulian, ada kejujuran, ada energi kebersamaan yang tidak bisa dipaksakan. Forum ini tidak ditentukan oleh struktur formal, melainkan oleh keikhlasan hadir. Dan itu yang membuatnya bertahan.

Di tengah dunia yang semakin bising oleh pendapat, kami menemukan hening dalam percakapan. Dalam kopi yang perlahan dingin, kami hangatkan kembali relasi antar guru, antar jiwa. Dan mungkin, tanpa kami sadari, justru di ruang-ruang seperti inilah pondok benar-benar hidup.


ORANG DALAM

​Selamat datang di laman digital saya. Blog ini merupakan ruang berbagi pemikiran, pengalaman, dan catatan harian seputar [Dunia Pendidikan Pesantren]. Saya berharap setiap tulisan di sini dapat memberikan manfaat, inspirasi, atau setidaknya sudut pandang baru bagi Anda. Terima kasih telah meluangkan waktu untuk berkunjung

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak