Menumbuhkan Rasa Bangga Pada Santri

 


Menumbuhkan Rasa Bangga Pada Santri

Menumbuhkan rasa bangga itu perlu untuk pendidikan. Kebanggaan sebagai santri Nurul Haramain dapat menumbuhkan self confident (percaya diri). Menumbuhkan perasaan bangga menjadi santri dapat diwujudkan dengan kegiatan-kegiatan yang banyak dan berkualitas, sarana yang cukup, nyaman, TGH dan ustad yang dapat menjadi figur dan idola, tamu-tamu besar, pejabat pemerintahan dan lain lain.

Jika wali santri dan santri bangga dengan pondoknya, mereka akan bercerita kepada teman-temannya tentang pondoknya dan aktifitas- aktifitasnya, ia bangga karena bisa bahasa Arab dan Inggris, pondoknya punya bus, pondoknya punya alat musik, pondoknya punya dramben dan kegiatan-kegiatan yang tidak dimiliki pondok lain. Tidak hanya itu meteka bangga karena ikut menjadi panitia-panitia, menyambut tamu besar, bahkan ketika Tuan Gurunya yang menjadi panutannya, masuk televisi dan lain-lain ia akan semakin bangga dan orang tuanya juga bangga. Hal ini sengaja diciptakan untuk pendidikan.

Kebanggaan pada Nurul Haramain ini bukan untuk menanamkan fanatisme sempit (ashabiah), tetapi agar menambah santri kerasan, mempunyai kepercayaan kepada Pondoknya sehingga mudah dibina dan dibentuk. Bahkan tidak sedikit alumni yg ikut bangga dengan perkembangan pondoknya sebagai Almamaternya, dan akhirnya nama baik pondok akan berdampak pada pengakuan masyarakat pada alumninya akan semakin besar.

ORANG DALAM

​Selamat datang di laman digital saya. Blog ini merupakan ruang berbagi pemikiran, pengalaman, dan catatan harian seputar [Dunia Pendidikan Pesantren]. Saya berharap setiap tulisan di sini dapat memberikan manfaat, inspirasi, atau setidaknya sudut pandang baru bagi Anda. Terima kasih telah meluangkan waktu untuk berkunjung

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak