Salah satu Kunci keberhasilan Nabi Muhammad SAW Membangun masyarakat yang sehat yang makmur dan memakmurkan adalah dengan membangun nilai-nilai persaudaraan.
Nilai-nilai tersebut indikator bahwa masyarakat itu sehat.
Layaknya orang yg sehat, diajak apapun ok-ok aja. Beda dengan orang sakit, jangankan beride atau berdiskusi apalagi di ajak bekerja, diajak ngobrol saja sudah ndak bisa. Makan saja kadang disuapin, jalan saja harus dipapah.
Makmur dan memakmurkan itu tidak hanya berkaitan dengan materi atau kekayaan saja. Tapi juga berkaitan dengan ketenangan batin, rasa aman, tidak was-was, tidak dihantui degan ancaman, intimidasi dll.
Begitu juga di pondok, pondok itu masyarakat kecil, bahkan sebagian orang mengganggap pondok itu mirip dengan negara kecil.
Maka mutlak nilai-nilai persaudaraan di pondok harus dijaga, dirawat, ditumbuh kembangkan supaya menjadi pondok yang sehat, dan tidak menjadi pondok yang sakit (masyarakat didalamnya, masyarakat sakit).
Masyarakat yang sehat itu jika nilai-nilai persaudaraan itu tumbuh dalam masyarakat tersebut, dalam prespektif Islam nilai persaudaraan itu disebut dengan istilah “UKHUWAH ISLAMIAH”
